Resume Artikel Ilmiah “Situational Theory of Publics (STP): Addressing WhatsApp Communication Issues in Malaysia”
Artikel ilmiah yang berjudul “Situational Theory of Publics (STP): Addressing WhatsApp Communication Issues in Malaysia” membahas permasalahan komunikasi melalui aplikasi WhatsApp di lingkungan organisasi di Malaysia, terutama terkait dengan dampak negatifnya ketika majikan memberikan instruksi kerja di luar jam kerja normal. Penelitian ini mengaplikasikan Teori Situasi Publik (STP) untuk memahami persepsi dan tingkah laku komunikasi karyawan Universiti Putra Malaysia (UPM) dalam menghadapi situasi tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana persepsi situasi dan tingkah laku komunikasi dipengaruhi oleh instruksi kerja yang diberikan melalui WhatsApp di luar jam kerja normal. Dengan menggunakan metode survei kuantitatif dan kuesioner yang dibagikan kepada 364 karyawan UPM, hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi terhadap masalah, pengenalan akan hambatan, dan pengenalan akan keterlibatan menjadi faktor penting yang mempengaruhi tingkah laku komunikasi karyawan.
Dalam hasil penelitian, ditemukan bahwa pengenalan akan hambatan menjadi prediktor utama dalam mempengaruhi tingkah laku komunikasi (34% varians), diikuti oleh pengenalan akan keterlibatan (33% varians), dan pengenalan akan masalah (26% varians). Temuan ini menunjukkan bahwa karyawan yang sadar akan hambatan atau keterlibatan dalam suatu masalah cenderung lebih aktif dalam mencari dan memproses informasi untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Artikel ini juga menyoroti pentingnya organisasi untuk memahami dan mengelola komunikasi melalui WhatsApp secara efektif agar tidak menimbulkan stres dan tekanan bagi karyawan. Dalam konteks komunikasi organisasi, penting untuk merancang komunikasi yang lebih efektif dan menghormati batasan waktu kerja karyawan. Pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana karyawan merespons komunikasi di luar jam kerja dapat membantu organisasi merumuskan kebijakan yang lebih baik terkait penggunaan media sosial di lingkungan kerja.
Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pemahaman tentang bagaimana komunikasi melalui aplikasi seperti WhatsApp dapat mempengaruhi karyawan, khususnya dalam hal persepsi situasi dan tingkah laku komunikasi. Dengan demikian, hasil penelitian ini tidak hanya memperkuat teori STP, tetapi juga memberikan wawasan praktis bagi organisasi untuk mengelola komunikasi internal dengan lebih baik.
Komentar
Posting Komentar